PETANI MILENIAL BERAKSI DI PERAYAAN HARI KRIDA PERTANIAN KE-50 TAHUN 2022

PONOROGO (20/6/2022)-Rangkaian acara perayaan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-50 tahun 2022 Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kabupaten Ponorogo dibuka dengan lomba petani milenial pada Senin, 20 Juni 2022. Pembukaan lomba dilaksanakan di Aula Bidang Penyuluhan dan dihadiri oleh peserta petani milenial perwakilan dari 21 kecamatan serta penyuluh pertanian pendamping.

Paparan peserta dari Kecamatan Jenangan
Peserta dari Kecamatan Sambit ketika memaparkan materinya

Keberadaan petani milenial penting bagi pembangunan pertanian. Mereka dapat mengakses informasi dan teknologi secara mandiri, sehingga mempercepat proses penerapan teknologi baru ke lahan sawah. Dengan penerapan yang dilakukan, petani lain akan terdorong untuk ikut mengaplikasikannya. Mengingat peran mereka yang cukup besar, Dipertahankan Kabupaten Ponorogo mengadakan lomba petani milenial pada peringatan HKP tahun ini. Dengan adanya lomba ini, kiprah mereka akan terlihat dan akan terdorong untuk semakin giat dalam berkarya.

Sambutan Kepala Bidang Penyuluhan saat membuka acara

Acara lomba dibuka dengan sambutan dari Kepala Bidang Penyuluhan sekaligus Ketua Tim Penilai Lomba Petani Milenial, Endah Widuri. Dalam sambutannya, Endah Widuri menyampaikan bahwa tujuan lomba ini adalah untuk menumbuhkan jiwa petani muda.

“Tongkat estafet pembangunan pertanian akan diserahkan kepada petani muda. Diharapkan petani milenial dapat saling bekerja sama untuk meningkatkan penggunaan teknologi,” tambahnya.

Dewan juri ketika memberikan penilaian

Dewan juri dalam lomba ini terdiri dari lima orang yang berasal dari Bidang Penyuluhan, yaitu Endah Widuri, Novia Vrisnainila Noer, Evy Ediana, Dheny Hendra Irawan, dan Endang Sriningsih.

Paparan dari peserta lomba petani milenial Kecamatan Jetis

Lomba ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah seleksi awal yang dilakukan pada tanggal 20 – 22 Juni 2022. Pada tahap ini, masing-masing petani milenial diberikan waktu 10 menit untuk memaparkan kegiatan usaha taninya. Beberapa item yang dinilai pada tahap ini diantaranya adalah inovasi teknologi pertanian yang dilakukan oleh petani milenial dan kemampuan menjadi role model bagi petani lain. Setelah pemaparan, dewan juri akan memberikan beberapa pertanyaan untuk memastikan kevalidan pemaparan.

Peserta dari Kecamatan Kauman saat paparan materi

Erik, salah seorang peserta lomba petani milenial yang berasal dari Kecamatan Kauman, memperlihatkan antusiasmenya dalam mengikuti lomba. “Lomba seperti ini sangat perlu dilakukan untuk bisa saling berbagi pengalaman,” ujarnya. Dirinya juga berharap agar penilaian tidak hanya didasarkan presentasi tetapi juga dikunjungi langsung di lapangan.

Paparan peserta dari Kecamatan Sawoo
Peserta dari Kecamatan Ngrayun saat memberikan paparan

Lima orang peserta terbaik dari tahap pertama akan mengikuti tahap kedua, yaitu verifikasi lapangan. Tahap kedua ini dijadwalkan pada tanggal 23 – 27 Juni 2022. Adapun verifikasi lapangan akan dilakukan di lahan/tempat usahanya masing-masing. Dari tahap kedua, dewan juri akan menentukan juara 1, 2 , dan 3 yang akan diundang pada acara puncak peringatan HKP tanggal 29 Juni 2022 untuk menerima hadiah.